Farid


 Desy




 Akad

Profil Mempelai Pria Farid KHoirul Huda
elfariedi.blogspot.com
Profil Mempelai Wanita Desy Putri Purnamasari
cahaya05.wordpress.com
Ta'aruf
Cerita pertemuan ini bisa berlanjut dalam jenjang pernikahan

Akad dan Resepsi
Info Lokasi Akad dan Resepsi Pernikahan

Info Denah Lokasi
Profil mempelai Pria | Facebook

Farid Khoirul Huda dilahirkan di  Kediri pada hari Jum’at 25 April 1986. Anak kedua dari pasangan Moh. Daim dan Nurhidayah ini memulai pendidikan di SD Sumbercangkring 1 Gurah, lalu melanjutkan pendidikannya di SLTPN 1 Gurah, dan kemudian masuk di SMUN 2 Pare hingga lulus tahun 2004. Setelah menamatkan bangku SMA, Farid melanjutkan studinya di Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan dengan penuh perjuangan mantan ketua umum kajian jurusan Teknik Industri ini akhirnya berhasil meraih gelar ST di pertengahan tahun 2009.

Perjaka ting-ting yang punya blog di “ http://elfariedi.blogspot.com ” ini memiliki hobi berpetualang, membaca, renang dan maen bola. Aktifitasnya saat ini adalah sedang merintis usaha bidang jasa, dan cita-cita besarnya adalah menjadi entrepreneur yang berkontribusi nyata pada umat. Semasa kuliah ia juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan, baik di jurusan Teknik Industri maupun di tingkat Institut. Dalam menjalani kehidupan ini, Farid mempunyai motto “hidup hanya sekali maka harus berarti dan sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya”. Senantiasa berusaha untuk selalu belajar, belajar menjadi lebih baik, tidak lagi menuhankan tujuan karena Tuhanlah yang menjadi tujuan.Farid di mata Desy

Setetes embun pagi. Indah dan Menyejukkan. Satu frase yang bagiku cukup bisa menggambarkan sosok lelaki yang insyaAllah dipercayakan Allah untuk menjadi imamku. Seseorang yang kutau tidak hanya shalih, tapi juga mushlih. Beliau pendiam (sangat), tak banyak cakap. Tutur katanya sopan, tau benar bagaimana menghargai perasaan. Seorang ikhwan yang setahuku lurus, ndak neko-neko, tak pernah aku mendengarnya terkena kasus ‘nyleneh’. Sederhana, namun penuh kharisma. Dan satu lagi, beliau sabar, sangat sabar. Entah kenapa setiap kali mendengarnya berbicara, batin ini terasa adhem J, seolah sifat cerewet dan ngenyelku sedang pergi entah kemana.. Hehehe. Satu-satunya orang yang pernah menghukumku beristighfar ratusan kali gara-gara kesalahanku yang konyol (Afwan jiddan dan syukron untuk iqobnya J )

Saat pertama kali menerima biodatanya, aku tersenyum sendiri karena ternyata kami memiliki berbagai kesamaan, mulai dari golongan darah, kesukaan, hobi, aktifitas semasa kuliah, sampai penyakitpun juga serupa (alergi, bersin2 tiap pagi J). Tipe orang yang tidak mau diam. Seseorang yang memiliki azzam kuat, pekerja keras, dan pantang menyerah.

Saya sadari kemudian, banyak hikmah yang saya temui sepanjang proses ta’aruf, khitbah, hingga akhirnya kami tiba di pintu menuju episode perjuangan baru, menggenapkan separuh agama (pernikahan). Sebuah ikatan yang disebutkan dalam Al-quran sebagai mitsaqan ghalizhan (perjanjian yang sangat berat). Hingga pelan namun pasti, keyakinan itu mulai bertunas dan tumbuh. Ya, sebuah keyakinan bahwa beliaulah orang yang aku dan keluargaku cari selama ini… Alhamdulillah Allah mempertemukan kami, dengan cara yang indah, sangat indah..

Jazakallah khoir ya Mas, dengan izin-NYA,
 engkau telah membuatku merasa menjadi wanita yang sangat beruntung.
 Izinkan aku membersamai langkah perjuanganmu
dan bersinergi membangun peradaban yang sama-sama kita impikan.. ^^





-= Kedua Mempelai =-
Farid KHoirul Huda (Farid) & Desy Putri Purnamasari (Desy)